Kesabaran Yang Membawa Kesuksesan

keberhasilan-adalah-buah-kesabaran

Hidup manusia tentu dipenuhi dengan nikmat dan cobaan. Allah memberikan ujian dan cobaan agar tampak manusia yang sabar dan bekerja keras dan juga yang putus asa dan mudah menyerah. Untuk menghadapi segala ujian dan kesulitan di bumi, Allah SWT telah memberi “bekal” melalui firman-Nya: “Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqoroh: 153)

Sabar adalah sifat yang aktif, bukan pasrah. Sabar adalah proses bertahan setelah ikhtiar, Man shabara zhafira (barangsiapa sabar, akan beruntung). Sebagai contoh, Imam Syafi’i adalah salah satu tokoh muslim yng tercatat dalam sejarah. Beliau memiliki kepandaian, kejernihan berpikir, kefasihan hujjah. Karena kepandaian dan keahlian yang dimilikinya, beliau diikuti banyak murid dan menjadi salah satu di antara empat imam mazhab.

Bukan proses instan yang dilalui oleh seorang Imam Al-Syafi’i. Lingkungannya mendukung. Ia belajar dari kecil dan selama bertahun-tahun berkutat dengan mushaf-mushaf, kertas dan tinta. Bahkan, dalam sejarah tercatat, Al-Syafi’i adalah orang miskin. Beliau tak mampu membeli kertas sehingga terbiasa menggunakan kertas-kertas sisa yang mungkin orang lain tak mau menggunakannya. Dengan kesabaran luar basa, dalam segala keterbatasan, Al Syafi’i bisa menjadi tokoh dunia. Itu adalah anugerah untuk orang-orang ulet seperti beliau.

Kisah sukses lain adalah Harun Yahya, sang pelurus teori evolusi, penulis buku Keruntuhan Teori Evolusi, seorang ilmuwan yang bisa membuktikan bahwa “segala yang ada di dunia ini” bersumber pada satu Dzat, yaitu Allah, bahwa manusia berasal dari nenek moyang yang sama yaitu Nabi Adam a.s.

Proses belajar bertahun-tahun menjadikan Harun Yahya mampu menghadapi filsuf atheis yang mempertahanan ilmu dengan meniadakan keberadaan Allah. Jika tak cukup ilmu, Harun Yahya tak akan memiliki hujjah (argumen) untuk menghadapi para atheis yang meniadakan keberadaan Tuhan. Konon, setiap hari dan malam Harun Yahya berkutat dengan buku, membuat catatan, dan hanya tidur beberapa jam.

Sebab kesabaran yang luar biasa sebagaimana firman Allah SWT, Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. inilah sabar yang baik, yang sesuai dengan perintah Allah dan sunnah Nabi Saw. Sabar bukan berarti pasrah dan menyerah, tapi berusaha sekuat tenaga dengan terus memohon pertolongan Allah. Karena seorang yang sabar akan beruntung, dan seorang yang sabar akan mencapai kesuksesannya.