Hindari Beberapa Kebiasaan Sepele Yang Bisa Sebabkan Diabetes

RPrf1g6rQ5

Kelebihan berat badan atau pola makan buruk bukan satu-satunya hal yang bisa menyebabkan diabetes. Anda mungkin akan terkejut mengetahui kebiasaan sepele sehari-hari berikut ternyata dapat meningkatkan risiko Anda terkena diabetes.

Membatasi kopi

Studi menunjukkan bahwa konsumsi kopi (baik berkafein maupun tanpa kafein) dapat mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Salah satu analisis studi oleh Harvard T.H. Chan School of Public Health menemukan bahwa mereka yang minum enam cangkir kopi sehari memiliki risiko diabetes 33 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak minum kopi. Komponen-komponen tertentu dalam kopi tampaknya mengurangi resistensi insulin dan juga dapat meningkatkan metabolisme glukosa, proses konversi glukosa menjadi energi.

Sering begadang

Sebuah studi di Korea baru-baru ini menemukan bahwa orang yang begadang sampai dini hari lebih berisiko diabetes dibandingkan mereka yang pergi tidur lebih awal. Mereka yang doyan begadang cenderung terpapar cahaya buatan dari televisi dan ponsel, yang dikaitkan dengan penurunan sensitivitas insulin, regulasi gula darah, dan gangguan metabolisme.

Kurang probiotik

Risiko diabetes meningkat ketika Anda memiliki bakteri buruk lebih banyak dari bakteri baik dalam usus Anda yang menyebabkan peradangan dan resistensi insulin. Untuk mengatasinya, konsumsi rutin yogurt atau keju bisa membantu.

Memanaskan makanan
Memanaskan makanan dalam plastik di microwave Memanaskan makanan dalam wadah plastik di microwave dapat meningkatkan risiko diabetes. Para peneliti di NYU Langone Medical Center di New York City menemukan bahwa bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan plastik dan wadah bungkus plastik meningkatkan resistensi insulin, prekursor diabetes, serta tekanan darah tinggi.

Kurang terpapar sinar matahari

Menurut sebuah penelitian baru di Spanyol, orang-orang yang kekurangan vitamin D lebih mungkin mengidap diabetes tipe 2 dan pradiabetes. Peneliti percaya vitamin dalam sinar matahari memainkan peran dalam berfungsinya pankreas, yang memproduksi insulin dan membantu mengatur gula darah.

Nonton TV sepanjang akhir pekan
Sebuah studi yang dilakukan University of Pittsburgh menemukan bahwa setiap jam yang dihabiskan untuk duduk di depan TV meningkatkan risiko mengembangkan diabetes hampir 4 persen. Kata Profesor kinesiologi di Chapman University, Eric Sternlicht, terlalu banyak duduk dapat menyebabkan penyimpanan lemak visceral, yang meningkatkan lingkar pinggang dan timbunan perut ekstra serta secara signifikan meningkatkan risiko Anda terkena diabetes.

Melewatkan sarapan

Kebiasaan melewatkan sarapan tidak hanya membuat Anda lapar menjelang siang, tetapi juga meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Menurut edukator diabetes di Cleveland Clinic Diabetes Center, Ellen Calogeras, ketika Anda kurang makan, kadar insulin terganggu sehingga sulit untuk mengontrol gula darah, dikutip dari Reader’s Digest.