Jangan Rsah Bila Menopause Ini Tipsnya Agar Tetap Bugar

can-stock-photo_csp10674578

Menopause merupakan siklus alami yang akan dialami oleh semua wanita. Banyak hal menakutkan yang berkaitan dengan kesehatan ketika Anda terkena menopause berkembang di tengah masyarakat. Mulai dari susah tidur, kulit kering, fisik tidak lagi aduhai, rontok, bermasalah dalam hubungan seksual mudah lelah, kenaikan berat badan, kekeringan vagina, hingga moody. Hal tersebut tentu saja membuat Anda takut dalam menyambut menopause.

Membiasakan pola pikir dan hidup sehat ternyata dapat membantu tubuh meminimalkan permasalahan seputar kondisi yang pasti dialami setiap perempuan tersebut. Di Indonesia, awal menopause dialami pada usia 47 tahun hingga 49 tahun. Prof dr H Soehartono Ds SpOG KFER, spesialis obstetri RSUD dr Soetomo, menuturkan, meski menopause merupakan suatu proses alami tubuh, ada cara untuk menghindari dampak perubahan kondisi tersebut. Sehingga keluhan-keluhan seperti yang disebutkan di atas tidak menjadi momok.

Berikut ini adalah tips sehat dan tetap bugar saat menghadapi menopause:

1. Usaha yang dapat dilakukan adalah dengan Self Statement Modification (SSM)

SSM berawal dari asumsi bahwa orang yang mengalami kecemasan umumnya melakukan dialog pada diri sendiri seperti “saya buruk”, “saya tidak mampu”, dan sebagainya. SSM dapat dipraktikkan dimulai dengan positive self-talk (”menopause adalah hal yang alamiah”, ”saya tetap fit dan sehat”), kemudian mengeliminasi pemikiran negatif dan mengkontrol emosi kognitif (”saya tidak perlu khawatir”).

2. Kita juga dapat menggunakan dukungan sosial dengan mencoba mendiskusikan penyebab stres dengan orang yang memahami situasi menopause atau sudah berpengalaman menjalani masa menopause.

3. Membaca riwayat para wanita sukses dalam mengendalikan mental menjelang menopause, sehingga kita termotivasi untuk melangkah maju dengan percaya diri.

Saat proses menopause terjadi, beberapa makananpun perlu dibatasi konsumsinya. Meskipun begitu konsumsi makanan sehatpun harus terus dilakukan. Kedelai, susu, daging dan sayuran merupakan jenis makanan bernutrisi yang memberi banyak khasiat.

4. Melakukan olahraga secara teraturSebuah penelitian kesehatan menunjukkan bahwa wanita yang aktif berolahraga saat menopause dapat meminimalisir dampak menopause pada tubuhnya. Pastikan bahwa Anda selalu menyempatkan waktu untuk berolahraga minimal 30 menit sehari di sela-sela rutinitas harian Anda.

5. Bergabung dengan kelompok religius, menjalankan ibadah sesuai agama dan kepercayaan juga dapat memotivasi wanita menopause untuk menjalani hidup dengan baik, penuh semangat dan harapan.

Strategi lain yang bermanfaat pada masa menopause yaitu berdasarkan pada fakta bahwa stress dapat mengganggu fungsi kelenjar adrenal. Sehingga Aktivitas seperti olahraga rutin, yoga, relaksasi dan meditasi dapat membantu mengurangi ketegangan dan memiliki efek menenangkan pikiran sehingga berdampak positif dan memiliki kemungkinan mengurangi stress.Meditasi adalah relaksasi yang lebih umum dengan mengurangi stres yang disebabkan oleh pikiran. Seni dari meditasi adalah kemampuan untuk mempertahankan keadaan rileks, konsentrasi pasif dengan keadaan di bawah kontrol dan kewaspadaan.