Amalan Manusia Yang Tidak Bisa Ditiru Malaikat

sedekah-4

Malaikat merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang diciptakan dari cahaya dan dipercaya memiliki kesucian serta terhindar dari segala dosa. Selain itu, para malaikat juga menempati posisi yang mulia di sisi Allah. Sebab, merekalah yang senantiasa mengawasi segala tindak tanduk umat manusia selain Allah Ta’ala.

Namun, tidak semua malaikat dapat melihat segala amal perbuatan yang dilakukan oleh manusia. Sebab yang dapat mereka lihat hanyalah perbuatan baik, sementara mereka terhalang untuk melihat segala keburukan yang dilakukan manusia.

Oleh sebab itu, dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa para malaikat yang penasaran akhirnya turun ke bumi untuk melihat secara langsung apa yang dikerjakan oleh setiap anak manusia. Dan betapa terkejutnya mereka karena yang terlihat adalah manusia yang lebih banyak melakukan keburukan. Akan tetapi, ternyata ada dua amalan manusia yang membuat para malaikat terkagum-kagum, sebab hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh para malaikat. Lantas, apa sajakah dua amalan tersebut ? berikut ulasan selengkapnya.

Manusia merupakan makhluk yang paling sempurna dan juga paling mulia dibandingkan makhluk ciptaan Allah lainnya, termasuk para malaikat, jin dan iblis. Selain itu, Allah SWT pun selalu menunjukkan kebaikan-kebaikan manusia kepada para malaikat yang ada di langit dan menutupi segala keburukannya. Dengan demikian para malaikat pun merasa kagum kepada manusia karena senantiasa berbuat kebaikan.

Dalam sebuah tafsir dari Al-Fakhrurrazi yang menjelaskan ayat dari surat Al-Qadr diceritakan bahwa para malaikat sering berusaha untuk melihat amal-amal yang dilakukan oleh manusia di bumi pada Lauh Al-Mahfuzh, namun sering kali ketika malaikat ingin mengetahui amal buruk manusia, tiba-tiba tirai ditutupkan sehingga malaikat tidak bisa melihatnya lagi.

Sehingga setelah itu para malaikat mengatakan bahwa “Maha Suci Allah yang telah menampakkan yang indah-indah dan menutup yang buruk.” Oleh sebab itu para malaikat pun penasaran dan ingin sekali turun ke bumi untuk melihat realitas yang sebenarnya di bumi. Benarkah semua yang di bumi itu indah ?

Akan tetapi ternyata manusia lebih banyak melakukan keburukan daripada kebaikan, lebih banyak melakukan kerusakan dibandingkan perbaikan dan yang melakukan kebaikan hanya sebagian kecil dari manusia. Dengan demikian para malaikat pun menyadari bahwa ternyata seperti itulah perbuatan manusia, sehingga mereka tidak lagi merasa kagum dengan manusia.

Namun ketika mereka turun ke bumi dan menjumpai manusia-manusia yang beriman, mereka menemukan dua amalan yang dilakukan oleh penduduk bumi tetapi tidak dilakukan oleh penduduk langit. Jika penduduk bumi melakukan thawaf, maka penduduk langit pun juga melakukannya. Jika penduduk bumi bertasbih, maka penduduk langit pun juga bertasbih.

Kedua amalan yang hanya dilakukan oleh para manusia ini, tidak bisa dilakukan oleh para malaikat sebagai penduduk langit. Dimana amalan tersebut adalah :

1. Orang kaya yang membantu orang miskin
Inilah amalan pertama yang tidak bisa ditiru oleh malaikat, sehingga mereka merasa kagum terhadap orang yang melakukan ini. Sebab, para malaikat tidak ada yang kaya dan tidak ada pula yang miskin. Sehingga tidak  bisa saling membantu dalam yang demikian ini.

2. Taubatnya orang yang senantiasa berbuat dosa diiringi tangisan penyesalan darinya

Inilah amalan kedua yang juga tidak bisa ditiru oleh para malaikat sama sekali, sebab mereka tidak memiliki dosa sehingga tidak perlu bertaubat. Malaikat merupakan makhkuk yang mulia dan suci serta tidak memiliki dosa. Sehingga, tatkala melihat orang yang bertaubat diiringi tangisan penyesalan dari dirinya membuat para malaikat sangat kagum.

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah bercerita kepada para sahabatnya tentang seseorang yang sedang dalam perjalanan membawa seekor kuda, dengan seluruh hartanya berupa emas, berlian, uang dan sebagainya yang diangkut diatas kudanya. Dikarenakan ia merasa lelah,.  maka orang tersebut pun beristirahat dibawah pohon dan ia juga menambatkan kudanya di pohon.

Ketika terbangun sungguh terkejutnya ia karena kudanya sudah tidak ada, bendanymaka ia pun mencari sampai kemana-mana namun tetap tidak ditemukan. Hinggsa akhirnya ia pasrah dan kembali istirahat dibawah pohon karena lelah mencari. Ajaibnya ketika ia terbangun, kudanya  kembali ada didepannya dengan semua harta tanpa ada satupun yang hilang. Dan alangkah bahagianya orang tersebut.

Kemudian Rasulullah kembali berkata bahwa. “Allah jauh lebih bahagia dibandingkan orang itu, bila ada hamba-Nya yang telah lama jauh dari-Nya, meskipun banyak melakukan dosa namun ia kembali kepada-Nya dan bertaubat.

Demikianlan ulasan mengenai dua amalan manusia yang tidak bisa ditiru oleh para malaikat. Betapa mulianya kita sebagai manusia yang senantiasa melakukan kebaikan di muka bumi, sehingga para malaikat yang tidak pernah berbuat dosa pun menjadi kagum atas amalan tersebut.